Sabtu, 22 November 2014

TULISAN (Buatlah Kurikulum CV diri anda sendiri! )



DAFTAR RIWAYAT HIDUP



Data Pribadi

Nama                              : ERIYANTI
Tempat, Tanggal Lahir     : Jakarta ,05 Agustus 1994
Jenis Kelamin                  : Perempuan
Agama                            : Islam
Kewarganegaraan            : Indonesia
Alamat                           : Jl.Raya Tanah Merdeka II  No.4c, Jakarta Timur
Telephon                        : 082365321123
                                 
Latarbelakang Pendidikan

Formal
2000-2006 : SD Negeri 1 Seberaya, Medan
2006-2009 : SMP Negeri 2 Tigapanah, Medan
2009-2012 : SMA Negeri 1 Tigapanah, Medan

Non Formal
2004-2005 : Kursus Bahasa  Inggris di GARTA, Medan
2008-2009 : Kursus Bidang Study UN di BIMA, Medan
2010-2012 : Kursus Privat Matematika dan Bahasa Inggris, Medan
2012-2013 : Kursus Bahasa Inggris di EASY SPEAK Denpasar, Bali
Kemampuan
·        Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, dan Internet)

Pengalaman Kerja

Praktek Kerja Lapangan:

Praktek Kerja di    : PT. Telkomsel, Medan
Periode                : 1 Mei – 1 September  2012
Tujuan                  : Mencari Pengalaman Kerja
Posisi                   : Agen Sale

Rincian Pekerjaan:
- Mengupdate data konsumen
- Menyiapkan penjualan
- Menyiapkan surat-surat pernawaran untuk konsumen

Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya. 


Jakarta, 20 November 2014

ERIYANTI

TUGAS ( Sebutkan Hal-Hal yang Penting yang Dibutuhkan untuk Membentuk Sebuah Organisasi! )



Hal-Hal Penting yang Dibutuhkan dalam Sebuah Organisasi  

   Tata cara dalam membentuk suatu organisai adalah dengan partisipasi kita untuk mengumpulkan orang untuk turut ikut dalam kegiatan yang kita akan lakukan dalam mendirikan suatu organisasi.Seperti dalam mendirikan suatu organisasi kemahasiswaan untuk menjalin kerjasama antar seseorang di dalam suatu organisasi yang akan kita buat. Contohnya dalam pengesahan untuk mengizinkan mendirikan suatu organisasi dalam pembangunan universitas yang diberi nama “HIMSI universitas Gunadarma”. Nama universitas yang akan didirikan pun, harus melalui persetujuan dan kesepakatan bersama dari berbagai pihak yang meliputi dari beberapa orang yang ikut bergabung dalam suatu organisasi.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan demi kelancaran jalannya sebuah organsisasi tersebut, antara lain :
a.     Sebuah organisasi harus memiliki pimpinan dan bawahan.
b.     Perlu adanya kerja sama dan koordinasi yang baik
c.      Memiliki Visi dan Misi yang menjadi tujuan organisasi
d.     Adanya pembagian tugas dengan baik pada para anggotanya

    Memahami mekanisme proses pelaporan dari anggota paling bawah sampai kepada pimpinan yang paling atas. Dengan kata lain, anggota paling bawah tidak diperkenankan memberikan laporan langsung kepada peminpin organsiasi paling atas tetapi wajib melalui kepala bagian (coordinator) masing-masing bidang.

TUGAS ( Jelaskan Perbedaan-Perbedaan dari Organisasi Niaga dan Organisasi Sosial )

Perbedaan Organisasi Niaga dan Organisasi Sosial

A.    Organisasi Niaga
Organisasi Niaga adalah sebuah  organisasi untuk mencapai suatu  keuntungan. Organisasi ini sering kita temui dalam kehidupan yang berbasis globalisasi saat ini, terutama di Jakarta dengan factor ekonomi yang semakin berkembang menjadikan  organisasi niaga semakin pesat pula. Adapun macam-macam Organisasi Niaga antara lain :

1.    Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas dahulu disebut Naamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki.

2.    Persekutuan Komanditer (CV)
Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

3.    Joint Ventura
Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian.

4.    Koperasi
Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan.

B.    Organisasi social
    Organisasi social adalah perkumpulan social yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang tidak berbadan hokum, yang berfungsi sebagai saran partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan Negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi social untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. Berdasarkan sifat resmi tidaknya, dikenal ada dua jenis organisasi sebagai berikut :

  • Organisasi Formal
Organisasi formal sifatnya lebih teratur, mempunyai struktur organisasi yang resmi, serta perencanaan dan program yang akan dilaksanakan secara jelas.
contohnya : OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah), PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), HIMSI (Himpunan Sistem Informasi) dan lain-lain

  • Organisasi Informal
Karena sifatnya tidak resmi, pada organisasi ini kadangkala struktur organisasi tidak begitu jelas/bahkan tidak ada. Begitu juga dengan perencanaan dan program-program yang akan dilaksanakan tidak dirumuskan secara jelas dan tegas, kadang-kadang terjadi secara spontanitas.
Contohnya : kelompok pecinta puisi disekolah, fans club suatu grup musik, dan lain sebagainya.

Rabu, 15 Oktober 2014

TUGAS ( Jelaskan hubungan manajemen, tata kerja dan organisasi! )



Hubungan Manajemen, Tata Kerja dan Organisasi

 Berikut ini sedikit preview tentang organisasi,manajemen dan tata kerja :

  • ·         Organisasi: Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan, organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok  orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang berfungsi mencapai sebuah tujuan.

  • ·  Manajemen: pengertian manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  •       Tata kerja atau metode adalah pembentukan sebuah strutur kerja yang disusun dengan membentuk badan utama yang bertugas membuat skat-skat bagian dari sebuah organisasi atau anggota kelompok.

Sedangakan tujuan dari tata kerja ini yaitu:
1.      Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang terjadi.
2.      Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses pencapaian tujuan.
3.      Menjamin adanya pembagian kerja , waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi menurut saya kesimpulan hubungan antara organisasi, manajemen, dan tata kerja adalah suatu proses yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan dan untuk mencapai tujuan tersebut di perlukan adanya suatu organisasi dan suatu tata kerja untuk mengatur jalannya organisasi dengan baik agar mendapatkan tujuan yang maksimal.
Sumber :

TULISAN ( Tuliskan sistem manajemen dan sistem organisasi dari salah satu perusahaan yang bergerak di industri teknologi! )



Sistem Manajemen dan Organisasi dari Perusahaan yang Bergerak di Industri Teknologi


Pada era global saat ini Manajemem Perusahaan telah  berkembang menjadi sebuah bisnis yang membantu untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh pelanggan dan mendayagunakan produk dan jasa yang diberikan perusahaan pada setiap peluang yang memungkinkan perusahaan bisa memperluas pasar di dunia. Adanya persaingan antara perusahaan maka setiap perusahaan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggannya baik berupa produk maupun jasa. Untuk itu perusahaan membutuhkan tenaga manajemen yang handal untuk bertindak sebagai jembatan antara perusahaan dan pelanggan serta membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pelanggan dan mendayagunakan produk dan jasa yang diberikan perusahaan pada setiap peluang yang memungkinkan.
Adapun kali ini saya akan menuliskan tentang system manajemen dan system organisasi dari perusahan yang bergerak  di industry teknologi dan topic yang saya ambil yaitu system manajemen dan organisasi semen Indonesia. Berikut ini adalah pemaparannya.

Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI)
Sejalan dengan strategi dan target bisnis menjadi World Class Company ditengah dinamika perubahan iklim persaingan bisnis yang semakin ketat, maka diperlukan kegesitan (agility) seluruh jajaran dalam merespon dan menangkap peluang bisnis sebagai upaya meningkatkan daya saing Perseroan. Perubahan iklim bisnis tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain perubahan kebijakan dari ownership, orientasi bisnis Perseroan, kondisi persaingan dan tuntutan stakeholder yang semakin meningkat. Oleh karenanya diperlukan tata kelola Perseroan yang efektif dan efisien untuk menjamin:
·      Pemenuhan kebutuhan dan harapan stakeholders.
·      Kecepatan Perseroan dalam merespon dinamika perubahan strategi bisnis.
·      Kecepatan pengambilan keputusan strategis.
·      Kemudahan Perseroan dalam transfer knowledge.
·      Terwujudnya High Assurance Organization.
Dalam mewujudkan efektivitas dan efisiensi tata kelola tersebut, Perseroan telah menerapkan manajemen terintegrasi dengan mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola Perseroan yang baik (good corporate governance), yaitu Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI). Penerapan Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI), diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham pada khususnya dan Pemangku Kepentingan (Stakeholders) yang lain pada umumnya.

Pengelolaan SMSI 
Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI) dibangun berlandaskan pada proses bisnis Perseroan dengan basis integrasi pada Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 yang diharapkan mampu membangun Sistem Manajemen yang komprehensif dan fleksibel dalam merespon dinamika perubahan strategi dan organisasi Perseroan dengan tetap berorientasi pada stakeholders expectation.
Dalam pengelolaannya, Perseroan membentuk Tim P2MSMSI (Peningkatan dan Penyempurnaan Mutu-SMSI) yang mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  • ·      Melakukan kajian ulang, penyempurnaan dan peningkatan Sistem Manajemen sesuai pedoman Sistem Manajemen Mutu ISO 9004;

  • ·      Melakukan integrasi sistem-sistem yang ada, meliputi Integrasi Proses, Dokumentasi, dan Implementasi;

  • ·      Melakukan Penyempurnaan dan Peningkatan Sistem Otomasi Dokumen melalui software pengendalian dokumen;

  • ·      Melakukan evaluasi efektivitas penerapan Sistem manajemen dan closing out findings atas Hasil Internal Audit dan Hasil Eksternal Audit.

Dalam pengelolaan Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI), juga dilaksanakan kegiatan Audit secara terintegrasi (Integrated Audit) untuk menjamin penerapan sistem manajemen dilakukan secara konsisten dan konsekuen. Untuk menjamin peningkatan secara berkesinambungan, Perseroan juga menetapkan kebijakan untuk menerapkan Innovation Management System (IMS) yang terdiri dari kegiatan Inovasi, kegiatan Gugus Kendali Mutu, Program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin), Sistem Saran, Total Productive Maintenance. Total Productive Maintenance kini telah ditingkatkan dengan penerapan Realibility Centered Maintenance (RCM) dan Proyek Kendali Mutu untuk mencapai pengelolaan operasional berkelas internasional sesuai dengan visi Perseroan.
Peran Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI) dalam mendukung fungsi Holding Company, yaitu:

  • ·      Telah melakukan penyesuaian terhadap seluruh sertifikasi Sistem Manajemen.

  • ·      Telah melakukan penyesuaian atas sistem dokumentasi SMSI.

  • ·      Telah melakukan mapping dan penyusunan proses bisnis Perseroan di Holding Company dan Operating Company.

  • ·      Telah melakukan standarisasi Sistem Manajemen di Semen Indonesia.

Adapun kinerja Sistem Manajemen Semen Indonesia (SMSI) di tahun 2013, menghasilkan hal-hal sebagai berikut:

  • ·      Memperoleh anugerah Nomine SNI Awaard 2013 dalam kategori perusahaan besar barang yang diselenggarakan oleh BSN.

  • ·      Mendapat peningkatan score di level Emerging Industry Leader dalam acara Penilaian Kinerja Unggul berbasis Malcolm Baldrige Critera oleh kementerian BUMN.

  • ·      Mendapat penghargaan PROPER peringkat EMAS dari Kementerian Lingkungan Hidup

  • ·      Memperoleh Anugerah Industri Hijau level V yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian RI.

Di atas merupakan ulasan dari sistem manajemen dan organisasi dari semen indonesia jadi menurut saya kesimpulannya yaitu struktur organisasi berdasarkan betuk/tipenya itu sangat banyak akan tetapi ada saja kelemahan dan keuntungan daripada masing-masing  organisasi. Disini saya membahas tentang organisasi lini yang mempunyai satu tujuan, satu wewenang oleh pihak-pihak tertentu dan pemimpin juga dapat berbuat semau-maunya jika pemimpinnya tidak benar dan tidak mempunyai solidaritas terhadap bawahannya dan dari situlah kurangnya pengembangan fikiran dan aktivitas terhadap anggota-anggota lain jadi tidak terkontrol.

Sumber :
 http://www.semenindonesia.com/page/get/sistem-manajemen